MAKALAH ANALISIS SISTEM INFORMASI AKADEMIK UNIPDU
 DENGAN MENGGUNAKAN METODE PIECES





DOSEN PENGAMPU :
Endang Kurniawan, S.Kom., M.M., M.Kok., CEH., CHFI., CIPM


DISUSUN OLEH :
Kelompok 3 Kelas C
1. Lathifatul Fajriyah (4117053)
2. M. Riza Fanani (417007)
3. Moh. Sahlan Dziki Kamaluddin (4117076)
4. Ilham Ravi Mahendra (4117037)

PROGAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS SAINTEK
UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ULUM
JOMBANG
2019


ABSTRAK

Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) Jombang merupakan lembaga pendidikan tinggi dengan program Diploma III, Strata I dan Pasca Sarjana, Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) Jombang terus berupaya menyiapkan peserta didiknya menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan atau menciptakan ilmu pengetahuan keagamaan dan ilmu ilmu terkait lainnya dalam arti yang seluas-luasnya.
Sistem informasi akademik berbasis web ini memungkinkan para mahasiswa khususnya yang ingin mendapatkan informasi tentang Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) tidak harus datang langsung kebagian yang menangani, karena cukup mengunjungi situs yang bersangkutan. maka siswa sudah dapat melihat informasi yang mereka butuhkan. Metode PIECES yaitu metode yang menggunakan enam variabel evaluasi yaitu Performance, Information, Economic, Control/Security, Efficiency, dan Service. Metode ini digunakan untuk mengevaluasi bermacam-macam prosedur operasional dalam sebuah organisasi, perusahaan, institusi terkait, maupun lembaga pemerintahaan. Hasil analisanya biasanya berupa pernyataanpernyataan yang menilai manfaatnya.
Kata Kunci : (UNIPDU, Metode PIECES)






KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kami, sehingga makalah yang berjudul “MAKALAH ANALISIS SISTEM INFORMASI AKADEMIK UNIPDU DENGAN MENGGUNAKAN METODE PIECES” dapat tersusun dengan baik dan dapat disajikan dengan baik. Saya menyadari bahwa dalam penyusunan maupun pengkajiannya masih banyak kekurangan dan kelemahannya. Oleh karena itu, kritik dan saran dari berbagai pihak yang sifat-sifatnya membangun sangat saya harapkan, demi untuk perbaikan di masa yang akan datang.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan karuniaNya kepada kita semua, dan akhirnya mudah-mudahan makalah ini walaupun sederhana dapat bermanfaat bagi saya khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya.


Jombang, 15 April 2019









DAFTAR ISI


ABSTRAK 1
KATA PENGANTAR 2
DAFTAR ISI 3
BAB I PENDAHULUAN 4
1.1. Latar Belakang 4
1.2. Rumusan Masalah 4
1.3. Tujuan 5
1.4. Manfaat 5
BAB II LANDASAN TEORI 6
2.1. Analisis 6
2.2 Metode Analisis 6
BAB III PEMBAHASAN 9
3.1. Hasil penelitian 9
BAB IV PENUTUP 11
4.1. Kesimpulan 11
DAFTAR PUSTAKA 12





BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Era zaman sekarang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sangat pesat perkembangannya. Di bidang teknologi informasi berbasis komputer sangat berperan penting dalam aspek kehidupan. Dalam hal ini benar-benar membuat dunia kita ini semakin kecil tanpa batas. Suatu produk teknologi canggih yang menjadikan setiap orang dimana saja dan kapan saja bisa mendapat informasi yang cepat dan akurat ialah komputer.
Peranan perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak saja berasal dari kontribusi kelulussan yang bermutu. Akan tetapi juga berhasil penelitiannya yang relevan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Universitas Pesanteren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU)  adalah salah satu universitas yang ada di Indonesia yang telah memiliki teknologi informasi berupa situs Sistem Informasi Akademik(SIAKAD).
Dengan adanya tugas kuliah ini penulis menganalisa SIAKAD dengan menggunakan metode PIECES (Performance, Information, Economic, Security, Efficiency, dan Service).
Metode ini digunakan untuk mengevaluasi bermacam-macam prosedur operasional dalam sebuah organisasi, perusahaan, institusi terkait, maupun lembaga pemerintahaan. Hasil analisanya biasanya berupa pernyataan-pernyataan yang menilai kelemahan dan kekurangan atau baik dan buruknya SIAKAD pada UNIPDU.

1.2. Rumusan Masalah
Adapun permasalahan yang diangkat adalah “Bagaimana menganalisis Sistem Informasi Akademik pada Universitas Pesantren Tinggi (UNIPDU) Jombang menggunakan metode PIECES ?”.
1.3. Tujuan
Adapun tujuan penulisan laporan penelitian ini adalah:
1. Untuk mengasah ilmu yang kami dapatkan selama mengikuti perkuliahanuntuk diterapkan secara maksimal.
2. Untuk memenuhi tugas UTS Mata Kuliah Pengembangan dan Implementasi Sisten Informasi.

1.4. Manfaat
Manfaat yang dapat diambil dari penulisan laporan ini adalah:
1. Membantu penulis dalam menerapkan ilmu yang pernah didapat selama mengikuti perkuliahan di Universitas Pesantren Tinggi (UNIPDU) Jombang.
2. Untuk dapat memahami bagaiamana menganalisa SIAKAD pada Universitas Pesantren Tinggi (UNIPDU) Jombang.







BAB II
LANDASAN TEORI

2.1. Analisis
Secara umum analisa adalah kajian yang dilaksanakan terhadap sebuah bahasa guna meneliti struktur bahasa tersebut secara mendalam. Menurut Daryanto (2000) analisa adalah penyelidikan dan penguraian terhadap suatu masalah untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya atau proses pemecahan masalah yang dimulai akan kebenarannya. Menurut Kamus Indonesia (2002:43) analisa adalah penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan. Jadi disimpulkan bahwa Analisis system adalah teknik pemecahan masalah yang menguraikan bagian bagian komponen dengan mempelajari seberapa bagus bagian-bagian komponen tersebut
bekerja dan berinteraksi untuk mencapai tujuan mencapai tujuan mereka.
2.2 Metode Analisis
Metode yang digunakan untuk menganalisis sistem informasi akademik mahasiswa pada UNIPDU adalah Metode PIECES yang merupakan suatu kerangka kerja yang digunakan untuk klasifikasi permasalahan yang ada berdasarkan kriteria: Performance, Information, Economic, Control, Efficiency dan Service.
1. Performance
Masalah kinerja terjadi ketika tugas-tugas bisnis yang dijalankan tidak mencapai sasaran. Kinerja diukur dengan jumlah produksi dan waktu tanggap.Jumlah produksi adalah jumlah pekerjaan yang bisa diselesaikan selama jangka waktu tertentu. Pada bagian pemasaran, kinerja diukur berdasarkan volume pekerjaan. Pangsa pasar yang diraih, atau citra perusahaan.
Waktu tanggap adalah keterlambatan rata-rata antara suatu transaksi dengan tanggapan yang diberikan kepada transaksi tersebut.
2. Information
Informasi merupakan komoditas krusial bagi pengguna akhir. Evaluasi terhadap kemampuan sistem informasi dalam menghasilkan informasi yang bermanfaat perlu dilakukan untuk menyikapi peluang dan menangani masalah yang muncul. Dalam hal ini meningkatkan kualitas informasi tidak dengan menambah jumlah informasi, karena terlalu banyak informasi malah akan menimbulkan masalah baru. Situasi yang membutuhkan peningkatan informasi.
Informasi juga dapat merupakan fokus dari suatu batasan atau kebijakan. Sementara analisis informasi memeriksa output sistem, analisis yang tersimpan dalam sebuah sistem.

3. Economic
Alasan ekonomi barangkali merupakan motivasi paling umum bagi suatu proyek. Pijakan bagi kebanyakan manajer adalah biaya atau rupiah. Persoalan ekonomis dan peluang berkaitan dengan masalah biaya.
.
4. Control
Menilai apakah prosedur yang ada saat ini masih dapat ditingkatkan sehingga kualitas pengendalian menjadi semakin baik, dan kemampuannya untuk mendeteksi kesalahan/ kecurangan menjadi semakin baik pula.

5. Efficiency
Menilai apakah prosedur yang ada saat ini masih dapat diperbaiki, sehingga tercapai peningkatan efisiensi operasi, dan harus lebih unggul dari pada sistem manual.

6. Service
Menilai apakah prosedur yang ada saat ini masih dapat diperbaiki kemampuannya untuk mencapai peningkatan kualitas layanan. Buatlah kualitas layanan yang sangat user friendly untuk end – user (pengguna) sehingga pengguna mendapatkan kualitas layanan yang baik.



















BAB III
PEMBAHASAN

3.1. Hasil penelitian
Untuk menganalisis SIAKAD UNIPDU  penulis mengakses http://www.siakad.unipdu.ac.id/ atau menggunakan metode PIECES (Performance, Information, Economic, Security, Efficiency and Service) sebagai dasar untuk memperoleh analisis yang lebih jelas dan spesifik mengenai SIAKAD UNIPDU, hal ini juga diharapkan dapat membantu dalam pengembangan SIAKAD UNIPDU. Adapun metode PIECES yaitu:
1. Performance
Dari segi Performance system ini masih mempunyai kekurangan dan kelebihan yaitu:
a. Kelebihan
Siakad Unipdu bisa menjalankan sejumlah perintah dengan waktu yg relatif singkat seperti contoh ketika mahasiswa melakukan pengambilan KRS. Waktu yang dibutuhkan lebih cepat dan bisa melakukan pengambilan KRS dimanapun dan kapanpun.
b. Kekurangan
Terkadang dalam proses administrasi mahasiswa sedikit terhambat karena siakad belum seluruhnya terintegrasi terhadap bank. Jadi jika mahasiswa melakukan pembayaran data tidak otomatis masuk ke siakad tanpa adanya konfirmasi dari BAK. Dan terkadang server masih mengalami down ketika user/mahasiswa mengakses dalam waktu yang bersamaan.

2. Information
Dengan adanya SIAKAD UNIPDU, sangat membantu mahasiswa/i dalam memperoleh informasi, yang sangat mereka butuhkan mengenai UNIPDU. Dan dari data yang dihasilkannya sudah sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan juga mudah dipahami oleh penggunanya. 

3. Economic
Dengan adanya siakad ini sedikit meringankan mahasiswa dalam proses administrasi tidak memerlukan biaya yang begitu banyak. Dan waktu yang dibutuhkan juga jauh lebih singkat dibandingkan dengan sistem yang masih manual.

4. Control and Service
Keamanan data informasi dirasa cukup aman karena selama ini belum ada kebocoran data pada siakad ini.
Tampilan pada siakad mungkin butuh sedikit perubahan karena seiring perkembangan teknologi tampilan dari dari siakad bisa di katakan tertinggal karena belum bisa responsif saat di akses mobile dan seperti nya juga dalam hal pengembangan masih belum dilakukan karena tidak ada nya alokasi dana untuk pengembangan siakad ini

5. Efficiency
Siakad ini sudah cukup memudahkan dalam proses administrasi dari mahasiswa, dosen, maupun staff karyawan Unipdu. Karena sudah terhubung dengan internet sehingga tidak perlu lagi mondar mandir untuk mengurus data administrasi yg dilakukan. Karena proses pengambilan data atau proses pengumpulan data bisa dilakukan dimanapun.



BAB IV
PENUTUP


4.1. Kesimpulan
Dari analisis yg sudah dilakukan kami menyimpulkan bahwa SIAKAD ini sudah cukup baik dalam proses proses administrasi yang ada. Tapi disisi lain ada beberapa yg harus di perbaiki seperti halnya integrasi dengan bank, tampilan yang responsif saat di akses mobile dan mengalami down ketika banyak mahasiswa yang akses dengan secara bersamaan. Agar lebih memudahkan lagi saat mahasiswa melakukan pembayaran di bank tidak perlu lagi aktivasi atau validasi ke pihak rektorat. Jika verifikasi sudah di lakukan oleh pihak bank mungkin itu akan lebih memudahkan bagi mahasiswa dan juga mempersingkat waktu proses administrasi mahasiswa, dosen maupun karyawan Unipdu. Dan dengan adanya sistem informasi yang di kembangkan Unipdu bisa menjadi lebih baik dari yang dulu sebelum adanya siakad Unipdu . Akan tetapi biaya pemeliharaan yang lumayan jadi pertimbangan untuk menjadikan sistem siakad yang lebih modern contohnya adanya akses WiFi id di seluruh mahasiswa Unipdu . Yang sekarang cuman ada di perpustakaan. Hal lain kurang adanya pengembangan di sistem administrasi yang kurang efisien untuk mahasiswa.




DAFTAR PUSTAKA

Al Fatta, Hanif. 2007. Analisis Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan
pBersaing Perusahaan dan Organisasi Modern. Jakarta: Andi.
http://www.siakad.unipdu.ac.id/ diperoleh 03 April 2019.
http://library.binus.ac.id/eColls/eThesis/Bab2/2012-1-00761-SI%20Bab%202.pdf,diperoleh 02 April 2019.



Download Versi PDF

Learn more »

MAKALAH ANALISIS SISTEM INFORMASI AKADEMIK UNIPDU
 DENGAN MENGGUNAKAN METODE PIECES

 




DOSEN PENGAMPU :

Endang Kurniawan, S.Kom., M.M., M.Kok., CEH., CHFI., CIPM


DISUSUN OLEH :
Kelompok 3 Kelas C
1. Lathifatul Fajriyah (4117053)
2. M. Riza Fanani (417007)
3. Moh. Sahlan Dziki Kamaluddin (4117076)
4. Ilham Ravi Mahendra (4117037)

PROGAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS SAINTEK
UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ULUM
JOMBANG
2019









Download makalah versi PDF

Learn more »

Mengejutkan Perang Dunia ke-III Amerika Kalah Telak Dari Rusia dan China

Amerika Serikat kemungkinan tidak akan mampu memberikan perlawanan yang sepadan terhadap Rusia dan China jika Perang Dunia ke-III benar-benar terjadi.

Itu artinya Ameika Serikat kalah telak dari Rusia dan Tiongkok jika Perang Dunia Ke-III benar-benar terjadi.

Mengejutkan Perang Dunia III Amerika Kalah Telak Dari Rusia dan Tiongkok
 
RAND Corporation, sebuah lembaga penelitian global nonprofit yang seringkali disponsori oleh pentagon telah mensimulasikan serangkayan sekenario perang dunia ke-III, analisis ini bertujuan untuk menguji bagaimana pasukan Amerika Serikat akan berhadapan dengan negara-negara adikuasa militer lainnya seperti Rusia dan Tiongkok.

Pada pekan lalu, analisis RAND mengungkapkan bahwa dalam rangkayan sekenario demi sekenario. Amerika Serikat telah menderita kerugian besar meski telah menghabiskan hampir $1 triliun per tahun untuk anggaran militer, melebihi pengeluaran negara lain lebih dari dua kali lipat.'



Amerika Serikat Kalah Telak


Dalam simulasi ini Amerika Serikat diberikan warna biru dan agresor diberikan warna merah, Menurut peneliti David Ochmanek menjelaskan "Kami kehilangan banyak orang. Kami kehilangan banyak peralatan. Kami biasanya gagal mencapai tujuan kami untuk mencegah agresi oleh musuh"  ungkapnya.

Meskipun hanya bersifat hipotesis, hasil simulasi ini memperingatkan bahwa perjuangan Amerika Serikat untuk melindungi tatanan dunia selama lebih dari satu abad bisa beresiko buruk.

Pada simulasi ini RAND melakukan sekenario dilima domain pertempuran yaitu pertempuran darat, pertempuran laut, pertempuran udara, perang teknologi luar angkasa, dan cyberspace atau perang dunia maya.

Bedasarkan simulasi RAND pasukan agresor seringkali membakar pangkalan militer milik Amerika Serikat, menenggelamkan kapal perang dan melumpuhkan sistem siber.


F-35 Berkuasa Dilangit, Rontok di Landasan.

Robert Work, mantan wakil menteri pertahanan dan peteran perang berpengalaman, menjelaskan bahwa jet tempur F-35 Amerika adalah yang paling canggih dari jenisnya di langit, tetapi rentan di landasan.

"Dalam setiap kasus yang saya tahu, F-35 menguasai langit saat mengudara," kata Work, pada hari Kamis. "Tapi rontok dalam jumlah besar saat berada dilandasan."

Work juga memperingatkan bahwa pangkalan militer AS di seluruh Eropa dan Pasifik tidak diperlengkapi dengan sistem pertahanan yang memadai untuk menangani akonflik kelas atas.


Perang Luar Angkas dan Perang Cyber


Work dan Ochmanek, keduanya mengatakan Cina fokus pada dunia maya dengan 'system destruction warfare' atau penghancuran sistem keamanan, yang melibatkan penargetan satelit komunikasi AS, sistem komando dan kontrol, dan jaringan nirkabel.

"Otak dan sistem saraf yang menghubungkan ke semua bagian perangkat militer ini akan  ditekan, jika tidak hancur," kata Ochmanek.

Tiongkok akan 'menyerang jaringan pertempuran Amerika di semua tingkatan, tanpa henti,' kata Work, dia juga menambahkan bahwa 'mereka mempraktikkannya sepanjang waktu'.

"Ini adalah hal-hal yang diperlihatkan dalam sebuah permainan perang secara berulang kali, jadi kita membutuhkan cara perang Amerika yang baru tanpa pertanyaan," kata Work.



Sejalan Dengan Pengamatan DEPHAN

Hasil pengamatan Work dan Ochmanek yang tidak positif sesuai dengan hasil pengamatan Komisi Strategi Pertahanan Nasional Amerika Serikat yang dilakukan pada musim gugur lalu.

"Jika Amerika Serikat harus bertempur melawan Rusia dalam kontingensi Baltik atau China dalam perang melawan Taiwan, Amerika dapat menghadapi kekalahan militer yang menentukan," kata Komisi dalam laporan bulan November tahun lalu.

Laporan tersebut menyoroti bagaimana AS telah kehilangan dominasi militernya karena kekuatan saingannya yang telah banyak berkembang, yaitu Rusia dan China. mereka telah meingkatkan serangkaian kemampuan canggih yang sebelumnya hanya dimiliki oleh Amerika Serikat'.

Laporan tersebut menyoroti bagaimana AS telah kehilangan keunggulan militernya karena kekuatan saingannya, yaitu Rusia dan China, telah mengembangkan 'serangkaian kemampuan canggih yang sebelumnya hanya dimiliki oleh Amerika Serikat'.
 


Upgrade Kemampuan Militer

 
Para analis mengatakan akan dibutuhkan hanya $24 miliar untuk meningkatkan hasil - yaitu sekitar tiga persen dari anggaran pertahanan $750 miliar yang akan diusulkan oleh Presiden Donald Trump untuk tahun 2020.

Angkatan Udara telah mendekati RAND untuk mengembangkan rencana untuk memperbaiki masalah di balik hasil yang buruk.

Yang mengejutkan, Ochmanek mengatakan: "Kami merasa tidak mungkin menghabiskan lebih dari $8 miliar setahun untuk perbaikan yang diperlukan.

Angka $24 miliar berasal dari tiga kali lipat $ 8billion untuk menutupi Angkatan Darat dan Angkatan Laut.

Ochmanek mengatakan bahwa menambahkan $ 24 miliar ke anggaran 'untuk lima tahun ke depan akan menjadi pengeluaran yang baik' untuk mempersiapkan AS menghadapi Perang Dunia III, yang ia perkirakan setidaknya 10 hingga 20 tahun ke depan.




Learn more »

Sukhoi SU-27 Rusia Cegat Pesawat Mata-Mata Boeing RC 135V Milik Amerika Serikat

Kementerian Pertahanan Rusia publikasikan video pendek mengnai jet tempur Su-27 yang yang berhasil melacak dan mengidentifikasi target yang terbang diatas perairan netral Laut Baltik dekat perbatasan Rusia pada hari rabu bulan maret tahun 2019.


Sukhoi SU-27 Rusia Cegat Pesawat Mata-Mata Boeing RC 135V Milik Amerika Serikat


Rekaman itu, yang diambil dari kokpit Su-27, menunjukkan jet tempur Rusia bermanuver dengan aman mendekati dari belakang dan mengejar pesawat pengintai Amerika Serikat. 


Video itu mengikuti Kementerian Pertahanan Rusia yang mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Jet Su-27 yang sedang bertugas untuk mengidentifikasi asal target dan mencegatnya" di atas 

Laut Baltik.


lebih lanjut kementrian pertahanan rusia mengatakan bahwa Jet Su-27 kembali dengan selamat ke pangkalannya setelah pesawat asing terbang jauh dari perbatasan Rusia.

Beberapa tahun terakhir telah melihat lebih banyak pesawat mata-mata asing mengintip di dekat perbatasan Rusia. Insiden terbaru sebelum pertemuan RC-135 dilaporkan pada akhir Januari, ketika militer Rusia mengatakan bahwa sebuah jet tempur Su-27 ditugaskan untuk mengidentifikasi dan mencegat sebuah pesawat pengintai Swedia.


Learn more »

Armata T-14 Rusia, Tank Tercanggih Saat Ini

Tank Armata T-14 adalah kendaraan lapis baja terbaru dan tercanggih yang dimiliki Rusia saat ini, tank ini merupakan Main Batle Tank atau tank tempur utama generasi ke lima pertama didunia yang dirancang dan diproduksi oleh Ural Design Bureau of Transport Machine Building, Uralvagonzavod.


Armata T-14 Rusia, Tank Tercanggih Saat Ini


tank ini mulai masuk produksi sejak tahun 2015, hingga saat ini atau awal tahun 2019 setidaknya telah diproduksi lebih dari 20 tank T-14 Armata.



A. Mesin
Tank seberat 48 tons ini mampu bermanuver lincah dengan mesin diesel berkekuatan 1.500 hingga 2.000 tenaga kuda, dilengkapi dengan gearbox 12 transmisi otomatis, tank ini mampuh berlari kencang dengan kecepatan maksimum 90 kilo metera per jam, dan mampu mengarungi jarak maksimum sejauh 500 kilo meter.


B. Crew

Operasional Tank ini terkomputerisasi penuh sehingga hanya perlu dua hingga tiga awak untuk mengoperasikannya. Posisi kru tank terlindung dengan sempurna di dalam sebuah kapsul berlapis baja yang terpisah dari ruangan amunisi. Setiap awak mampu mengoprasikan sistem senjata secara elektronik.


T-14 memiliki sistem perlindungan lapis baja terkuat yang belum dimiliki main battle tank lainnya,  dengan  kemampuan untuk menahan ledakan langsung dari tembakan peluru meriam 120 mm, rudal anti tank 100-150 mm dan peluncur granat.


D. Persenjataan
T-14 Armata memiliki menara atau turet yang digerakan menggukanan remot kontrol oleh kru yang ada didalam kapsul kendali.


Persenjataan utama dari Tank T-14 adalah meriam smoothbore  cannon 125 mm dan amunisinya dapat diisi ulang secara otomatis.  meriam ini diklaim lebih bagus dari meriam Rheinmetall 120 mm milik tank Leopard buatan Jerman.


Senjata utama ini ditengarai bisa mengancam tank lain di medan tempur. Bahkan tank sekelas Leopard, markava, Challenger dan bahkan tank kelas berat Abraham M1A2 Milik Amerika Serikat. 


Dimasa yang akan datang sejata utama ini bisa diganti dengan kaliber yang lebih besar, yaitu cannon 152 mm. Tank ini mampu menembak hingga sepuluh putaran per menit, dan mencapai target pada jarak hingga tujuh kilometer
 

Persenjataan kedua dari T-14 Armata satu senapan mesin 7.62mm RWS yang dipasang di atas turret.

Kubah tank juga dilengkapi senapan sub-kaliber 30 mm untuk menembak berbagai sasaran, termasuk target yang terbang rendah seperti pesawat atau helikopter. Senapan mesin 12.5 mm pada kubah disebut mampu menghadang senjata musuh, seperti rudal anti-tank. Senjata ini mampu menahan serangan dari rudal yang melesat hingga kecepatan 3.000 meter per detik.


Tank ini juga memiliki sistem perlindungan aktif  atau Active Protection System (APS) Afghanit yang dipandu oleh radar AESA,  sistem ini mampu menghadang dan menghancurkan semua jenis rudal anti tank dan roket yang  datang  mendekatinya. bahkan T-14 Armata telah terbukti mampu mencegat proyektil depleted-uranium (DU) armor-piercing discarding-sabot (APDS) selama masa pengujian.

Spesifikasi Umum:
- Type : Main Battle Tank
- Manufacture : UralVagonzavod Rusia
- Unit Cost : $3.7 million
- Mass : 48 Ton  
- Length : 8.7 m
- Width : 3.5 m
- Height : 3.3 M
- Enggine : disel 1.500 hp - 2000 hp
- Transmission    12-speed automatic gearbox
- Speed : 80 - 90 km/h
- Operational range = 500 kilometres
- Crew : 3


Learn more »

Saab Jas 39 Gripen NG Sang Penantang Sukhoi SU-35 Russia

Saab JAS 39 "Gripen" merupakan jet tempur supersonik yang dikembangkan dan diproduksi oleh Saab di Swedia.

Pada tahun 1979 Angkatan udara Swedia membutuhkan pesawat tempur multi-peran baru yang diproyeksikan sebagai pengganti pesawat J-35 Draken dan JA-37 Viggen.
Inisial JAS dari pesawat ini merupakan singkatan dari  Jakt atau udara-ke-udara, Attack atau Serang, dan Spaning atau pengintaian.

Saab Jas 39 Gripen NG Sang Penantang Sukhoi SU-35 Russia

Jet tempur JAS 39 Gripen merupakan hasil pengembangan yang dikerjakan bersama antara Saab Military Aircraft, Ericsson Microwave Systems, Volvo Aero Corporation dan Celsius Aerotech. Saab berhasil menciptakan pesawat generasi keempat tangguh namun dengan biaya yang murah untuk ukuran pesawat dikelasnya. Setelah melewati proses development yang panjang JAS 39 Gripen berhasil diterbangkan pertama kali pada tahun 1988.

Jet tempur ini menawarkan kelincahan, sistem akuisisi target tembak yang canggih, radar multi-peran yang kuat, persenjataan modern, dan kemampuan dalam peperangan elektronik komprehensif. Pesawat ini juga dirancang untuk mengantisipasi semua ancaman pada masa kini dan masa depan.



Mesin yang digunakan pada pesawat ini adalah Volvo-Flygmotor RM12 afterburning turbofan, mesin ini diproduksi oleh Volvo Aero Corporation atas lisensi dari General Electric F404−400. Untuk jangka panjang Saab mempertimbangkan untuk menggunakan mesin yang lebih baru seperti General Electric F414 atau versi thrust-vectoring dari mesin EJ200 milik Eurofighter Typhoon.

Jet tempur ini memiliki Kanard yang berfungsi unutk memberikan pitch rate tinggi dan hambatan yang rendah sehingga memungkinkan pesawat untuk terbang lebih cepat, lebih jauh dan mampuh membawa lebih banyak beban.

Kombinasi sayap delta dan Kanard memberikan Gripen performa yang lebih baik dalam hal karakter terbang maupun lepas landas dan mendarat. Avionik yang total menyatu membuat pesawat ini mampu di "program" sebaik mungkin. Pesawat ini juga mempunyai perangkat perang elektronika internal, sehingga membuatnya mampu mengangkut beban maksimal tanpa mengorbankan kemampuan perang elektronikanya.

Untuk lepas landas pesawat ini hanya membutuhkan landasan pacu sepanjang 800 meter. Satu kemampuan menarik dari gripen adalah kemampuannya untuk mendarat pada jalanan umum, ini disebabkan karena gripen memiliki memampuan pengereman udara untuk menekan pesawat ke arah bawah dan memanfaatkan kanard untuk pengereman lebih lanjut.

Versi A dan B merupakan tipe awal dari persawat tempur ini, kemudain saab group mengembangkan  versi C dan D yang lebih baik dari versi sebelumnnya. Versi terbaru yang telah dikembangakan adalah Gripen Next generation JAS 39 E/F.

Gripen Next generation memiliki jangkauan yang lebih luas dan sistem avionik yang lebih baik, hal yang paling penting pada generasi ini adalah penerapan radar active electronically scanned array atau AESA Selex Galileo Raven ES-05 yang dikembangkan oleh produsen radar asal Italia, Leonardo.

Radar Selex Raven ES-05 merupakan radar pengawasan yang dioptimalkan untuk operasi multi peran, sistem ini meliliki rangkayan mode komprehensif untuk operasi air-to-air dan air-to-ground denga akurasi dan kehandalan yang tinggi. 

Gripen Next Generation juga mengintegrasikan Skyward-G IRIST, untuk menyadiakan fungsionalitas pencarian dan pelacakan sasaran dengan kemampuan siluman, dan mampuh mengidentifikasi teman atau musuh atau Friend-or-Foe (IFF) terhadap  sensor  pesawat lainnya.

JAS 39 Gripen dipersenjatai dengan rudal AIM-120 AMRAAM, AIM-9 Sidewinder, rudal anti kapal Saab Dynamics RBS 15, dan rudal serang permukaan Maverick. 

Saab Dynamics juga bekerjasama dengan produsen utama rudal di Eropa dalam pengembangan rudal baru Udara-ke-Udara. Dua proyek utama yang telah dikerjakan adalah Rudal Meteor,  yang merupakan rudal Udara-ke-Udara jarak menengah dengan jangkauan 10 hingga 20 kilo meter, penembakan rudal ini dipandu radar. Disamping itu juga mengembangkan rudal IRIS-T yang merupakan rudal Udara-ke-Udara dan penembakannya  dipandu infra merah.

Versi Ekspor pesawat ini dipasarkan oleh perusahaan Gripen International, sebuah joint venture antara Saab dan BAE Systems. Pesawat ini sudah dipakai oleh angkatan udara Swedia, Britania Raya, Republik Ceko, Hungaria, Swedia, Afrika Selatan, dan Thailand. Pesawat ini juga gencar ditawarkan kepada negara-negara berkembang termasuk tawaran kepada TNI Angkatan Udara Republik Indonesia.

Pada bulan Juli 2016, Saab Indonesia mengkonfirmasi telah mengirimkan proposal pada awal tahun sebagai tanggapan terhadap persyaratan Angkatan Udara Indonesia. Proposal tersebut termasuk akuisisi awal 16 Gripen C / D senilai 1,5 miliar USD, untuk menggantikan Northrop F-5E Tiger II TNI AU yang telah dioperasikan sejak 1980-an. 

Saab telah menyanggupi peraturan Undang-Undang Industri Pertahanan Indonesia Nomor 16 Tahun 2012, yang mengharuskan kontraktor asing untuk bekerja dengan industri lokal, berkolaborasi dalam produksi dan berbagi teknologi. Mereka juga mengindikasikan bahwa tawaran tersebut dapat menggantikan versi C / D dengan versi E, jika Indonesia bersedia menerima waktu pengiriman yang lebih lama. Pesawat yang bersaing dengan gripen pada waktu itu adalah F-16V, Su-35, Rafale, dan Typhoon.


Video Saab Jas 39 Gripen Next Generation


Learn more »

Amerika Berlalukan Larangan Perjalanan Ke AS bagi Enam Negara Muslim

Larangan sementara untuk memasuki Amerika Serikat (AS) oleh Presiden Donald Trump terhadap warga enam negara berpenduduk mayoritas Muslim dan seluruh pengungsi, mulai diterapkan.

Larangan perjalanan ( travel ban atau Muslim ban) bagi pihak-pihak tersebut mulai diberlakukan pada Kamis (29/6/2017) pukul 20.00 waktu setempat atau Jumat (30/6/2017) pukul 07.00 WIB. 


Amerika Berlalukan Larangan Perjalanan Ke AS bagi Enam Negara Muslim

Kendati demikian, larangan itu hanya berlaku sebagian, yaitu masih memungkinkan warga tertentu dari negara-negara tersebut melakukan perjalanan ke AS, sebagaimana dilaporkan AS.

Enam negara yang terdampak larangan perjalanan Trump itu adalah dari Iran, Libya, Suriah, Somalia, Sudan, dan Yaman.


Peluncuran langkah kontroversial itu dilakukan setelah Mahkamah Agung (MA) pada pekan ini memutuskan untuk mengizinkan perintah eksekutif Trump diterapkan.

Namun, MA banyak mengurangi cakupan larangan, yaitu dengan mengecualikan warga dan pengungsi yang memiliki hubungan "yang dapat dipercaya" dengan seseorang atau kesatuan di AS.

Pada Rabu (28/6/2017) malam atau Kamis WIB, Departemen Luar Negeri mengatakan, berdasarkan putusan MA, para pemohon visa dari enam negara itu harus memiliki hubungan dekat dengan keluarga atau hubungan resmi dengan suatu kesatuan di AS untuk diperbolehkan masuk ke AS.

Trump pertama kali mengumumkan larangan perjalanan sementara itu pada Januari. Ia menyebut larangan sebagai langkah memerangi terorisme, guna memberi waktu untuk melakukan pemeriksaan keamanan lebih baik.

Perintah Trump itu menimbulkan kekacauan di bandar-bandar udara karena para petugas bergelut untuk melaksanakannya.

Keputusan presiden tersebut kemudian diblokir oleh pengadilan-pengadilan federal di tengah penentangan berbagai pihak, yang menganggap perintah Trump itu merupakan tindakan diskriminasi terhadap kalangan Muslim serta tidak ada pembenaran alasan soal aspek keamanan.

Larangan dalam versi yang sudah diperbaiki dimunculkan pada Maret tapi kemudian juga dibekukan oleh pengadilan.

Pada Senin (26/6/2017), MA AS memutuskan untuk mengeluarkan izin penerapan larangan.
Berdasarkan keputusan MA, warga dari keenam negara itu dan seluruh pengungsi dilarang memasuki AS, masing-masing untuk 90 hari dan 120 hari.

Larangan hanya akan berlaku sebagian hingga MA menyidangkan kasus itu pada periode berikutnya, mulai Oktober.  (Kompas)
Learn more »

Tiongkok Bangun Markas Militer Baru di Laut China Selatan

China terus memperkuat keberadaannya di Laut China Selatan dengan membangun fasilitas militer baru di pulau-pulau di perairan tersebut.

Sebuah lembaga kajian (think-thank) Amerika Serikat, Kamis (29/6/2017), melaporkan, China telah membangun fasilitas militer baru, seperti dilaporkan Reuters.


Tiongkok Bangun Markas Militer Baru di Laut China Selatan

Langkah itu jelas dapat meningkatkan ketegangan dengan Washington, yang menuduh Beijing melakukan militerisasi di jalur maritim paling vital di kawasan Asia.

Inisiatif Transparansi Maritim Asia (AMTI), bagian dari Pusat Studi Strategis dan Internasional di Washington, mengatakan, citra satelit baru menunjukkan aktivitas yang terus meningkat di perairan Laut China Selatan.


China telah membangun tempat penampungan rudal dan fasilitas radar dan komunikasi yang di pulau-pulau karang Fiery Cross, Mischief, Subi Reefs, di Kepulauan Spratly.

 Washington telah mengkritik pembangunan fasilitas militer China di pulau-pulau buatan dan khawatir fasilitan itu dapat digunakan untuk membatasi pergerakan kapal secara bebas melalui Laut

China Selatan, sebuah jalur perdagangan yang penting untuk seluruh komunitas niaga dunia.

Bulan lalu, sebuah kapal perang Angkatan Laut AS berlayar dalam jarak 12 mil laut di Mischief Reef untuk menunjukkan tentang kebebasan operasi navigasi.

Klaim China terhadap sebagian besar jalur laut di kawasan Laut Chian Selatan mulai ditantang keras sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mulai menjabat.

China selalu membantah tuduhan AS bahwa pihaknya melakukan militerisasi di Laut China Selatan, yang juga diklaim oleh negara tetangga seperti Taiwan, dan negara-negara anggota ASEAN seperti Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Trump telah meminta bantuan China untuk mengekang program nuklir dan rudal Korut. Namun, ketegangan antara Washington dan Beijing mengenai instalasi militer di Laut Cina Selatan dapat mempersulit upaya tersebut.

China telah membangun empat tempat penampungan rudal baru di Fiery Cross Reef untuk menuju ke delapan pulau di kawasan itu, kata AMTI.

Mischief dan Subi masing-masing memiliki delapan tempat penampungan, kata think tank tersebut dalam sebuah laporan sebelumnya.

Pada Februari lalu, Reuters melaporkan bahwa China telah hampir selesai membangun gedung untuk menampung rudal permukan-ke-udara jarak jauh di tiga pulau.

Di pulau Mischief Reef, array antena yang sangat besar sedang dipasang, yang tampaknya digunakan untuk meningkatkan kemampuan Beijing memantau lingkungan di sekitarnya, kata AMTI.

Juga, demikian AMTI menambahkan bahwa instalasi harus menjadi perhatian ke Filipina karena kedekatannya dengan daerah yang diklaim oleh Manila.

Sebuah kubah besar baru-baru ini dipasang di Fiery Cross dan satu lagi sedang dalam pembangunan, yang menunjukkan sistem komunikasi atau radar yang cukup besar, kata AMTI. Dua kubah lainnya dibangun di Mischief Reef, katanya.

Sebuah kubah yang lebih kecil dipasang di dekat tempat penampungan rudal di Mischief, "menunjukkan bahwa itu dapat dihubungkan ke radar untuk sistem rudal yang mungkin ada di sana," kata AMTI.

" Beijing sekarang dapat menggunakan aset militer, termasuk pesawat tempur dan peluncur rudal bergerak, ke Kepulauan Spratly setiap saat," katanya.  (Kompas)
Learn more »

Amerika Serikat Tuduh Pemerintah Suriah Siapkan Serangan Kimia

Amerika Serikat meminta Damaskus membatalkan rencana serangan kimia, tudingan didasarkan atas informasi intelijen terkait persiapan di lapangan terbang Suriah, kata pejabat pada Selasa.

Rusia, pendukung utama pemerintahan Presiden Suriah Bashar al Assad, langsung menanggapi dengan mengecam tudingan itu.

Amerika Serikat Tuduh Pemerintah Suriah Siapkan Serangan Kimia

Juru bicara Pentagon, Kapten Jeff Davis, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi tentang kegiatan di lapangan terbang Shayrat, yang menjadi sasaran serangan peluru kendali Amerika Serikat pada 6 April.

"Persiapan itu melibatkan pesawat di hanggar khusus, yang kami tahu sering digunakan untuk persenjataan kimia," kata Davis.

Davis mengatakan aktivitas itu terjadi sejak "satu atau dua hari lalu". Dia tidak menjelaskan bagaimana Amerika Serikat mendapatkan informasi intelijennya.

Pada Senin, Gedung Putih mengatakan bahwa pemerintah Suriah menyiapkan serangan kimia dan mengancam Bashar akan "membayar harga mahal" jika mewujudkan rencana itu.

Pada April, Amerika Serikat menyerang lapangan udara Shayrat dua hari setelah 87 orang tewas akibat sebuah serangan gas beracun di wilayah gerilyawan. Suriah membantah telah melakukan serangan itu.

Pada Selasa, Rusia membantah informasi intelejen Amerika Serikat.

"Saya tidak mengetahui adanya informasi mengenai ancaman serangan senjata kimia," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada sejumlah wartawan pada Selasa.

"Tentu saja, kami menilai tudingan itu adalah ancaman yang tidak bisa diterima bagi kepemimpinan sah Republik Arab Suriah," kata dia.

Sejumlah pejabat Rusia sendiri menyebut perang di Suriah sebagai sumber ketegangan utama antara Moskow dengan Washington. Serangan rudal pada April, yang diperintahkan secara langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, telah menaikkan resiko konfrontasi dua negara.

Sementara itu, Bashar pada Selasa mengunjungi pangkalan udara Rusia di Hmeymin, kawasan barat Suriah. Ini adalah kunjungan pertamanya di tempat yang digunakan Moskow untuk menggelar operasi militer udara di Suriah.

Baik militer maupun Kementerian Luar Negeri Suriah hingga kini tidak menanggapi tudingan Gedung Putih itu.

Senator Amerika Serikat Bob Corker, yang merupakan kepala Komite Urusan Luar Negeri, menyatakan kekhawatiran adanya persiapan serangan senjata kimia memang benar.

"Klaim itu benar," kata dia.

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley, menambahkan peringatan Trump tidak hanya ditujukan kepada pemerintah Suriah, tapi juga kepada Rusia dan Iran yang selama ini mendukung Bashar.

"Tujuan utamanya bukan hanya kepada Bashar, tapi juga menjadi pesan bagi Rusia dan Iran bahwa jika ini terjadi lagi, kami sudah memperingatkan kalian," kata dia.

Haley menekankan tujuan utama Amerika Serikat di Suriah adalah untuk memerangi kelompok bersenjata ISIS, bukan menggulingkan Bashar.

"Saya tidak melihat Suriah berjaya di bawah Bashar. Namun prioritas Amerika Serikat saat ini tetap memerangi IS," kata dia.

Pejabat intelijen sejumlah negara sejak lama menduga terdapat tempat baru untuk menyembunyikan senjata kimia mereka dari pemeriksaan internasional, kata sumber dari Amerika Serikat, demikian Reuters. (Antara)
Learn more »

TNI Optimalkan Pengamanan Barack Obama Selama Liburan DI Indonesia

Korem 072/Pamungkas Yogyakarta akan semaksmimal mungkin menjaga mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, yang akan berlibur di sana mulai besok (28/6). Walau bukan lagi menjadi presiden, namun Secret Service masih menjaga dia dan keluarganya.


Obama dan istrinya, Michelle, dan kedua anak perempuannya, Sasha dan Malia, masih berada di Bali. Mereka berlibur di Bali, di antaranya berjalan-jalan di sawah di desa-desa setempat, arung jeram di Sungai Ayung, dan lain-lain.

"Hari ini kami telah menggelar rapat koordinasi kesiapan kedatangan Barack Obama ke Yogyakarta," kata Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigadir Jenderal TNI Fajar Setyawan, di Yogyakarta, Selasa.

Demi keamanan dan keselamatan Obama dan keluarganya, dia merahasiakan rute kunjungan itu.

Menurut rencana, Obama akan ada di Yogyakarta sejak Rabu besok hingga 30 Juni nanti. Dia juga akan menjadi pembicara utama pada sidang besar diaspora Indonesia, di Jakarta, pada 1 Juli nanti.

Obama, dalam kunjungan resminya sebagai presiden Amerika Serikat di Jakarta, pada November 2011, pernah berkata bahwa dia akan kembali lagi ke Indonesia.

Saat itu, di depan hadirin mahasiswa, dia sangat fasih mengenang masa kecilnya di bilangan Menteng Dalam, Jakarta Pusat. Malahan dia menirukan suara tukang sate keliling menjajakan dagangannya, dan mengulas sedikit tentang bakso, yang dia bilang enak rasanya.

Juga tentang Sarinah, yang dia bilang bahwa itulah satu-satunya gedung tinggi toserba di Jakarta yang ada saat dia tinggal di Jakarta.

Obama pernah tinggal di Jakarta saat dia masih bocah bersama ibu kandungnya, dan ayah tirinya yang seorang WNI. Dia bersekolah di Jakarta dan oleh teman-temannya, dia dipanggil Barry.  (Antara)
Learn more »

Rusia Produksi Drone yang Mampu Terbang Tanpa Suara

Kalashnikov merupakan perusahaan pembuat senjata Rusia yang terkenal dengan senapan serbu legendaris AK-47, telah mulai memproduksi massal pesawat tak berawak (drone) canggih untuk penyelidikan dan pengintaian, ZALA 421-16E2. Pesawat ini memiliki fitur penerbangan tanpa suara.

Rusia Produksi Drone yang Mampu Terbang Tanpa Suar

“Sistem ZALA 421-16E2 tidak ada bandingannya baik di Rusia maupun di dunia dalam hal fungsionalitas, kesederhanaan, dan keandalan operasi. Ia juga memiliki fitur penerbangan tanpa suara, yang sangat berguna untuk badan-badan pertahanan dan keamanan,” ujar Nikita Zakharov, wakil CEO ZALA AERO (bagian dari Kalashnikov), seperti yang diberitakan TASS, Selasa (20/6).


Beberapa badan pemerintah, perusahaan, dan perdagangan telah memesan sistem ZALA 421-16E2. Kalashnikov berharap drone ini dapat diuji coba tahun ini dan didemonstrasikan pada Pertunjukan Udara dan Aviasi Internasional 2017 di Moskow pada Juli 2017 dan pameran Army 2017 pada Agustus mendatang.

ZALA 421-16E2 memiliki bobot 7,5 kilogram, dan dapat dipasang kamera siang hari dengan 60 kali optical zoom dan modul pencitraan termal dengan 10 kali optical zoom. Drone ini dapat mengirimkan informasi video di tengah kondisi cuaca yang sulit dengan jarak lebih dari 30 kilometer dan radius kendali lebih dari 50 kilometer. Selain itu, ZALA 421-16E2 juga dapat terbang terus-menerus selama empat jam dan diluncurkan dengan tangan.  (RBTH)
Learn more »